contoh GBRP ANC

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN (GBRP)

ASUHAN KEBIDANAN I (KEHAMILAN)  STUDI DIII KEBIDANAN

MATA KULIAH          :      ASUHAN KEBIDANAN  I (KEHAMILAN)E

MK                                :      BD.301

BEBAN STUDI            :      4 SKS ( T : 2 ; P : 2 )

PENEMPATAN           :      SEMESTER II

OLEH                           :       Rukmana, S.ST

 

A.           DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswi untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil normal dengan bantuan didasari konsep – konsep sikap dan keterampilan serta hasil evidence based dalam praktek antenatal yang menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan pokok bahasan konsep terjadinya kehamilan, adaptasi fisiologi dan psikologi ibu hamil, factor yang mempengaruhi ibu hamil, kebutuhan ibu hamil, asuhan ibu hamil pada kunjungan awal dan ulang, deteksi terhadap komplikasi ibu dan janin serta pendokumentasiannya.

 

B.            SASARAN PEMBELAJARAN

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswi mampu :

1.     Menjelaskan konsep dasar asuhan kehamilan.

2.     Menjelaskan proses adaptasi, fisiologi dan psikologi dalam kehamilan.

3.     Menjelaskan faktor- faktor yang mempengaruhi kehamilan.

4.     Mengidentifikasi kebutuhan dasar ibu hamil sesuai dengan tahap perkembangannya.

5.     Melaksanakan asuhan kehamilan.

6.     Melaksanakan deteksi dini terhadap komplikasi ibu dan janin.

7.     Melakukan dokumentasi asuhan kehamilan.

MINGGU KE-

SASARAN PEMBELAJARAN

MATERI PEMBELAJARAN

STRATEGI PEMBELAJARAN

KRITERIA PENILAIAN

1

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan tentang konsep dasar asuhan kehamilan

1.1         Philosofi asuhan kebidanan

1.2         Lingkup asuhan kehamilan

1.3         Prinsip pokok asuhan kehamilan

1.4         Sejarah asuhan kehamilan

1.5         Tujuan asuhan kehamilan

1.6         Refocusing asuhan kehamilan

1.7         Standar asuhan kehamilan

1.8         Tipe pelayanan asuhan kehamilan

1.9         Hak-hak wanita hamil

1.10     Tenaga profesional (asuhan kehamilan)

1.11     Issue terkini dalam asuhan kehamilan

1.12     Evidence Base dalam praktik kehamilan

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

 

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

2

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat memahami:

-         anatomi dan fisiologi reproduksi wanita

-         siklus  menstruasi  dan proses  konsepsi

-    pertumbuhan  dan  perkembangan hasil konsepsi

2.1         Genitalia interna dan eksterna

2.2         Panggul

2.3         Siklus hormonal

2.4         Ovum dan sperma

2.5         Fertilisasi dan Implantasi

2.6         Pertumbuhan dan perkembangan embrio

2.7         Struktur dan fungsi amnion

2.8         Struktur, fungsi dan sirkulasi tali pusat

2.9         Struktur, fungsi dan       sirkulasi plasenta

2.10     Sirkulasi darah fetus

2.11     Menentukan usia kehamilan

2.12     Menentukan periode kehamilan

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

 

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

3

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan perubahan anatomi dan memahami adaptasi fisiologis pada ibu hamil trimester I,II,III

3.1         Sistem reproduksi

3.2         Payudara

3.3         Sistem endokrin

3.4         Sitem kekebalan

3.5         Sistem perkemihan

3.6         Sistem pencernaan

3.7         Sistem muskuloskeletal

3.8         Sistem kardiovaskuler

3.9         Sistem integumen

3.10     Metabolisme

3.11     Berat badan dan Indeks Massa Tubuh (IMT)

3.12     Darah dan pembekuan darah

3.13     Sistem pernafasan

3.14     Sistem persyarafan

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Resitasi (membuat resume)

 

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

4

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan tanda-tanda kehamilan

 

4.1         Tanda pasti kehamilan

4.2         Tanda tidak pasti kehamilan

4.3         Tanda mungkin hamil

 

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Diskusi

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Kesesuaian pertanyaan (sesuai materi) yang diajukan saat diskusi

·           Kesesuaian jawaban (sesuai materi) yang dijawab saat diskusi

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

5

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi perubahan dan adaptasi psikologis dalam masa kehamilan

Perubahan dan adaptasi psikologi dalam masa kehamilan

5.1  Pada kehamilan trimester I

5.2  Pada kehamilan trimester II

5.3  Pada kehamilan trimester III

 

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Diskusi

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Kesesuaian pertanyaan (sesuai materi) yang diajukan saat diskusi

·           Kesesuaian jawaban (sesuai materi) yang dijawab saat diskusi

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

6

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan dengan benar dan tepat diantaranya :

-     Faktor Fisik

-     Faktor Psikologis

-     Faktor Lingkungan, Sosial, Budaya, Ekonomi

6.1         Status kesehatan

6.2         Status gizi

6.3         Gaya hidup: subtance abuse, perokok, hamil diluar nikah, kehamilan tidak diharapkan

6.4         Stressor internal dan eksternal

6.5         Support keluarga

6.6         Substance abuse

6.7         Pertner abuse

6.8         Kebiasaan adat istiadat

6.9         Fasilitas kesehatan

6.10     Ekonomi

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Demonstrasi

·         Studi kasus

·         Resitasi (membuat resume)

 

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan dalam melakukan demonstrasi

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

7

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu mengidentifikasi:

Kebutuhan Fisik Ibu Hamil Trimester I,II,III

7.1         Oksigen

7.2         Nutrisi

7.3         Personal hygiene

7.4         Pakaian

7.5         Eliminasi

7.6         Seksual

7.7         Mobilisasi, Body mekanik

7.8         Exercise/senam hamil

7.9         Istirahat/tidur

7.10     Imunisasi

7.11     Traveling

7.12     Persiapan laktasi

7.13     Persiapan persalinan dan kelahiran bayi

7.14     Memantau kesejahteraan janin

7.15     Ketidaknyamanan dan cara mengatasi

7.16     Kunjungan ulang

7.17     Pekerjaan

7.18     Tanda bahaya dalam kehamilan

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Role play

·         Resitasi (membuat resume)

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Kesesuaian menjalankan suatu peran sesuai pembahasan materi

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

8

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu mengidentifikasi :

Kebutuhan Psikologi Ibu Hamil Trimester I,II,III

8.1         Support keluarga

8.2         Support dari tenaga kesehatan

8.3         Rasa aman dan nyaman selama kehamilan

8.4         Persiapan menjadi orang tua

8.5         Persiapan sibling

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Resitasi (membuat resume)

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

9

Setelah perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu:

Melakukan asuhan antenatal mulai dari kunjungan awal sampai kunjungan ulang yang meliputi pemeriksaan sesuai dengan teori dan langkah-langkah yang berurutan.

9.1         Tujuan kunjungan

9.2         Pengkajian data kesehatan ibu hamil

-       Riwayat kesehatan: sosial, riwayat kebidanan, keluarga, penyakit

-       Pemeriksaan fisik

-       Pemeriksaan panggul

-       Pemeriksaan laboratorium

-       Pengkajian emosional

9.3         Pengkajian fetal

-       Gerakan janin

-       DJJ

-       NST (Non Stress Test)

-       Amniocentesis

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Resitasi (membuat resume)

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

10

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu :

Mengidentifikasi penyimpangan kehamilan normal dan melakukan penangan yang tepat

10.1     Menetapkan normalitas kehamilan

10.2     Membedakan antara ketidaknyamanan dalam kehamilan dan kemungkinan komplikasi

10.3     Mengidentifikasi tanda dan gejala penyimpangan dari keadaan normal

10.4     Mengidentifikasi kemungkinan kebutuhan belajar

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Resitasi (membuat resume)

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

11

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu :

Mengembangkan Perencanaan Asuhan yang Komprehensif

11.1     Menetapkan kebutuhan test laboratorium

11.2     Menetapkan kebutuhan belajar

11.3     Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan

11.4     Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya

11.5     Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance

11.6     Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS

11.7     Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Resitasi (membuat resume)

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

12

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu :

-       Melakukan asuhan kehamilan kunjungan ulang

-       Mengumpulkan data riwayat kesehatan dan kehamilan serta menganalisanya setiap kunjungan dengan pengkajian data fokus

-       Mengembangkan rencana sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kehamilan

12.1     Mengevaluasi penemuan masalah yang terjadi, aspek-aspek yang menonjol pada wanita hamil

12.2     Mengevaluasi data dasar

12.3     Mengevaluasi keefektifan manajemen/ asuhan

12.4     Riwayat untuk deteksi komplikasi dan ketidaknyamanan

12.5     Pemeriksaan fisik

12.6     Pemeriksaan laboratorium

 

 

 

 

 

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Studi kasus

·         Diskusi

·         Resitasi (membuat resume)

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Kesesuaian pertanyaan (sesuai materi) yang diajukan saat diskusi

·           Kesesuaian jawaban (sesuai materi) yang dijawab saat diskusi

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

·           Kesesuian isi resume terhadap pembahasan materi

13

Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu :

Mengidentifikasi serta melakukan penatalaksanaan kehamilan dengan :

Tanda-tanda dini bahaya/komplikasiiIbu dan janin masa kehamilan muda

13.1     Perdarahan pervaginam

13.2     Hipertensi gravidarum

13.3     Nyeri perut bagian bawah

·         Ceramah

·         Tanya jawab

·         Role play

·         Studi kasus

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Kesesuaian menjalankan suatu peran sesuai pembahasan materi

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

14

Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu :

Tanda-Tanda Dini Bahaya/Komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut

14.1     Perdarahan pervaginam

14.2     Sakit kepala yang hebat

14.3     Penglihatan kabur

14.4     Bengkak di wajah dan jari-jari tangan

14.5     Keluar cairan pervaginam

14.6     Gerakan janin tidak terasa

14.7     Nyeri perut yang hebat

  • Ceramah
  • Tanya jawab
  • Studi kasus

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

15

Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu :

Melakukan pendokumentasian asuhan kehamilan dengan menggunakan pendekatan SOAP dan 7 langkah varney dengan benar.

15.1     Model-model dokumentasi asuhan

15.2     Prinsip dokumentasi

15.3     Aspek legal dokumentasi

  • Ceramah
  • Tanya jawab
  • Studi kasus

·           Keaktifan bertanya dan menjawab

·           Ketepatan memecahkan masalah sesuai dengan studi kasus yang diberikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

A.           Mata Kuliah                  :    Asuhan Kebidanan I (Kehamilan)

B.            Kode Mata Kuliah        :    BD.301

C.           Jumlah SKS                   :    4 SKS ( T : 1  ; P : 3 )

D.           Waktu Pertemuan         :    1 x 50 menit

E.            Pertemuan Ke-              :    IV

F.            Tujuan

1.        Tujuan Instruksional Umum

Setelah mengikuti kegiatan belajar pada materi ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tentang tanda-tanda kehamilan

2.        Tujuan Instruksional Khusus

Setelah mengikuti kegiatan belajar pada materi ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tentang tanda pasti kehamilan, tanda tidak pasti kehamilan, tanda mungkin hamil

G.           Pokok Bahasan             :    Tanda-tanda kehamilan

H.           Sub Pokok Bahasan      :

1.        Tanda pasti kehamilan

2.        Tanda mungkin hamil

3.        Tanda tidak pasti kehamilan

 

 

 

 

I.              Kegiatan Pembelajaran

Tahap/Waktu

Uraian Kegiatan Pengajar

Uraian Kegiatan Mahasiswa

Metode

Alat/Media

Pendahuluan /

2 menit

1.             Memberi  salam

2.             Mengabsen

3.             Menyampaikan  tujuan  pembelajaran yang harus dicapai mahasiswa pada  akhir pembelajaran

1.         Menjawab salam

2.         Memperhatikan dengan seksama

1.     Ceramah

2.     Tanya jawab

 

1.        LCD

2.        Whiteboard

 

Penyajian /

6 menit

 

1.             Menjelaskan tentang  tanda tidak pasti kehamilan

2.             Menjelaskan tentang tanda kemungkinan kehamilan

3.             Menjelaskan tentang tanda pasti kehamilan

4.             Memberikan soal studi kasus

 

1.          Memperhatikan penjelasan dosen

2.          Menanyakan hal-hal yang belum jelas di sela-sela penjelasan dosen (jika ada)

3.          Memperhatikan jawaban dari dosen (jika ada pertanyaan dari mahasiswa)

4.         Mengerjakan soal studi kasus bersama-sama

1.    Ceramah

2.    Tanya jawab

3.    Studi kasus

 

 

 

1.         LCD

2.        Whiteboard

3.        Spidol

 

Penutup /

2 menit

1.         Memberikan kesempatan bertanya

2.         Menjawab pertanyaan (jika ada)

3.         Memberi pertanyaan pada mahasiswa

4.         Menyimpulkan materi pembelajaran

5.         Salam penutup

1.         Mahasiswa mengajukan pertanyaan (jika ada)

2.         Menjawab pertanyaan dari dosen

3.         Memperhatikan kesimpulan materi pembelajaran

4.         Menjawab salam

1.    Ceramah

2.    Tanya jawab

1.         LCD

2.         Whiteboard

H.      Evaluasi

Evaluasi dilakukan pada akhir perkuliahan dengan mengajukan pertanyaan secara lisan mengenai :

1.             Sebutkan tanda pasti kehamilan!

2.             Sebutkan tanda tidak pasti kehamilan!

3.             Sebutkan tanda mungkin kehamilan!

J.             Referensi

Booth,Trish.2011.Tanya Jawab Seputar Kehamilan.Jakarta : Bhuana Ilmu Populer

Hidayat. 2009. Metode Persalinan Normal dan Komplikasi Bayi Baru Lahir. Jakarta : JNPK-KR

Depkes RI. 2008. Panduan Pelayanan Antenatal. Jakarta : Depkes RI

Fitramaya, 2008. Asuhan Ibu Hamil. Yogyakarta : Dian Press

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


MATERI

TANDA – TANDA KEHAMILAN

 

Tanda - tanda kehamilan dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

A.      Tanda Tidak Pasti Kehamilan

     Tanda kehamilan tidak pasti mengacu pada temuan subyektif yang dirasakan wanita tetapi tidak dapat dideteksi oleh pemeriksa. Tanda – tanda ini merupakan indikasi paling kecil dari kehamilan, sangat individual dan dapat.dengan mudah mengacu pada kondisi yang lain.

1.         Amenorrhea

Amenorrhea disebut juga tidak datangnya haid. Semua wanita hamil akan mengalami amenorrhea. Ada juga ibu hamil yg mengalami flek - flek pada saat hamil, tapi biasanya terjadi hanya di awal - awal kehamilan dan itu tidak membahayakan. Amenorrhea ini tidak hanya terjadi pada wanita hamil saja, tapi bisa terjadi pula pada keadaan yg lain. Misalnya : pergantian lingkungan, gangguan emosi, dan penyakit kronis. Sehingga amenorrhea dikategorikan pada tanda tidak pasti.

2.         Perubahan payudara

Payudara dalam bahasa medis ialah mammae. Mammae akan tampak membesar dan tegang, ibu juga akan merasakan sedikit nyeri. Perubahan payudara merupakan respon terhadap hormon estrogen dan progesteron. Pada minggu ke 6 - 8 jaringan lunak menjadi lebih noduler (terasa berbenjol); terjadi sensasi penuh, nyeri tekan dan kesemutan. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan suplai darah. Minggu ke - 12 mulai hiperpigmentasi puting dan areola. Puting lebih  menonjol. Perkembangan kelenjar mammae sempurna pada pertengahan kehamilan. Akan tetapi laktasi tetap dihambat oleh tingginya estrogen dan progesteron sampai terjadi penurunan kadar estrogen setelah kelahiran bayi. Kolostrum mungkin sudah keluar pada usia 16 minggu (bila puting dipencet). Pada multi gravida sudah keluar sejak usia 12 minggu. Pada sebagian primigravida, kolostrum mungkin baru keluar pada akhir keharnilan. Perubahan payudara dikatakan sebagai tanda tidak pasti karena perubahan payudara dapat disebabkan pula oleh hal - hal lain, misalnya : karena tumor.

3.         Morning Sickness

Yang dimaksud morning sickness atau mual di waktu pagi ini ialah perasaan mual, meriang, muntah - muntah, pusing kepala yang umumnya terasa di waktu pagi hari bangun tidur sampai kira - kira jam 10.00 pagi dan biasanya berakhir setelah usia kehamilan 12 minggu. Timbulnya rasa mual disebabkan adanya peningkatan hormon estrogen sehingga terjadi penurunan sekresi asam lambung. Hal tersebut juga disertai perasaan yang tidak enak, sehingga ibu inginnya makan - makanan yang pedas dan asam. Dan juga ibu hamil merasa ingin pingsan jika berada di keramaian. Kadang ibu mengalami perubahan dalam selera makan (mengidam). Selama intake nutrisi ibu adequat, maka mengidam tidak berbahaya bagi ibu. Adanya perasaan mual belum memastikan bahwa wanita itu hamil, biarpun sebagian wanita mengalaminya. Keadaan ini bisa pula terjadi pada penyakit seperti : hepatitis, malaria.

4.         Sering BAK

Pada usia keharnilan 12 .minggu : pembesaran uterus (yang masih menjadi organ pelvis) menekan vesika urinaria yg menyebabkan peningkatan frekuensi miksi yang fisiologis. Setelah trimester kedua keluhan ini akan hilang seiring dengan pembesaran uterus yang sudah keluar PAP. Pada trimester ketiga keluhan sering BAK akan timbul lagi karena kepala janin sudah mulai masuk PAP.

5.         Quickening

Quickening : pergerakan janin yg pertama kali. Quick artinya hidup. Adanya quickening menandakan adanya individu yang hidup. Pada kehamilan primigravida dapat dideteksi mulai umur keharnilan 18 - 20 minggu. Sedangkan pada multigravida dapat dideteksi mulai umur kehamilan 16 minggu. Quickening secara khas dijelaskan sebagai perasaan desiran ringan, sehingga bisa keliru dengan flatus. Quickening belum menjadi tanda pasti karena perasaan ini adalah subjektif yg dirasakan oleh ibu sendiri. Wanita yang sangat menginginkan punya keturunan mungkin akan merasakan adanya quickening biarpun sesungguhnya ia tidak hamil.

6.         Membesarnya perut

Membesarnya perut ini disebabkan karena pembesaran pada uterus. Pembesaran uterus pada awal kehamilan disebabkan oleh : peningkatan vaskularisasi, vasodilatasi, hyperplasia dan hipertrofi pada myometrium dan perkembangan decidua (menebal, lebih vaskuler). Setelah 12 minggu pembesaran uterus terjadi terutama disebabkan oleh pembesaran fetus. Tapi membesarnya perut ini belum jadi tanda pasti karena mungkin besarnya perut dapat pula disebabkan oleh penyakit kandungan.

 

B.       Tanda – tanda Kemungkinan Kehamilan

Tanda kemungkinan kehamilan mengacu pada temuan yang dapat didokumentasikan oleh pemeriksa. Tanda inilebih nyata daripada tanda tidak pasti kehamilan. Meskipun demikian, tanda ini bukan merupakan temuan diagnostic yang pasti.

1.         Kadar HCG (human chorionic gonadotropin)  yang positif

a.         HCG adalah hormone pertama yang diproduksi selama kehamilan

b.        Hormon ini muncul dalam serum darah maternal dan dalam urine di awal berhentinya periode menstruasi (segera setelah implantasi terjadi)

c.         Serum ibu negative terhadap HCG dalam 1-2 minggu setelah persalinan.

d.        HCG berperan sebagai pelindung untuk menjaga agar korpus luteum ovarium dapat terus memproduksi estrogen dan progesterone. Jika corpus luteum lepas, maka kadar progesteron akan menurun menyebabkan endometrium meluruh disertai dengan hilangnya kehamilan yang diikuti dengan meningkatnya gonadotropin hipofisis, sehingga siklus menstruasi yang baru dimulai kembali.

e.         HCG juga berperan dalam menekan respon immunologi maternal sehingga invasi plasenta tidak ditolak

f.         Pada sekitar minggu ke 18 kehamilan, lapisan sel terluar plasenta mulai memproduksi progesteron, korpus luteum tidak lagi diperlukan, sehingga produksi HCG mulai menurun

2.         Tanda Hegar

Pada awal kehamilan terjadi hipervaskularisasi, peningkatan aliran darah sehingga isthmus menjadi lunak. Hal tersebut dapat diperiksa pada 6 minggu kehamilan, Tanda ini berdasarkan adanya segmen bawah rahim (SBR) yg lebih lunak daripada bagian yg lain. Tanda ini hanya bisa diketahui dengan melakukan periksa dalam/vaginal tussae (VT).

3.         Tanda Piscasek

Pada awal kehamilan, pembesaran uterus mungkin tidak simetris,  tergantung pada lokasi implantasi sehigga pada palpasi dapat teraba pembesaran yang lunak dan ireguler. Tanda ini berdasarkan adanya pembesaran uterus ke salah satu arah hingga menonjol jelas ke jurusan pembesaran tersebut. Biasanya pada ibu hamil yang pertama kali tampak jelas penonjolan tersebut, karena biasanya perut masih kecil.

4.         Tanda Braxton Hick

Dirasakan oleh ibu seperti mengencang, ireguler, tidak nyeri, dan terjadi intermiten selama kehamilan yang dapat dimulai sejak umur 8 minggu kehamilan. Dimungkinkan kontraksi ini terjadi karena fluktuasi hormone estrogen progesterone dimana sesekali kadar estrogen meningkat yang diiringi dengan penurunan progesterone, sehingga merangsang kontraksi. Setelah 28 minggu kontraksi menjadi semakin jelas, tetapi biasanya mereda jika untuk berjalan/latihan fisik. Kontraksi ini diyakini dapat menyebabkan penekanan plasenta sehingga dapat mengalirkan sejumlah darah ke fetus disamping juga berfungsi mempersiapkan myometrium untuk persalinan. Biasanya dapat dilihat pada saat petugas kesehatan melakukan pemeriksaan di daerah perut. Perut ibu akan tampak menegang saat dipegang oleh-petugas kesehatan. Dianggap sbg tanda dugaan kehamilan.

5.         Chadwick

Karena pengaruh hormon esterogen maka terjadi hipertrofi lapisan otot vagina. Akibat hipervaskularisasi, vagina dan vulva terlihat lebih merah atau kebiruan. Jaringan ikat di sekitar vagina menjadi lebih elastis  sehingga memungkinkan dilatasi pada kala II. Warna kebiruan pada vagina dan vulva disebut tanda Chadwick. Tanda ini dapat dilihat dengan melakukan pemeriksaan dalam dengan spekulum.

6.         Tanda Goodell

Peningkatan aliran darah ke servik menyebabkan terjadinya pelunakan didaerah servik. Tanda Goodell diketahui melalui pemeriksaan di manual.pada pemeriksaan ini serviks akan terasa lebih lunak.penggunaan kontrasepsi oral juga dapat memberikan dampak ini.

7.         Teraba ballottement

Ukuran janin yang lebih kecil dibandingkan benyaknya air ketuban pada bulan keempat dan kelima maka jika rahim didorong dengan sekonyong-konyong atau digoyangkan, janin akan melenting di dalam rahim.Jika petugas kesehatan melakukan pemeriksaan palpasi akan terasa adanya suatu tekanan yang melawan tangan petugas.

 

C.      Tanda Pasti Kehamilan

Tanda pasti kehamilan mengacu pada temuan objektif yang merupakan indikasi kehamilan. Tanda - tanda ini merupakan bukti diagnostic kehamilan telah terjadi.

1.         DJJ

a.         DJJ disebut juga detak jantung janin, dapat didengar menggunakan Doppler dan bisa juga USG pada usia kehamilan 10 - 12 minggu.

b.        DJJ dapat diauskultasi dengan Laennec sekitar 20 minggu

c.         DJJ 120 - 160 kali/menit dapat dibedakan dengan denyut jantung ibu yang lebih lambat dengan melakukan palpasi denyut ibu selagi melakukan auskultasi DJJ

d.        Pola DJJ penting untuk mengevaluasi kesejahteraan janin selama periode antepartum dan intrapartum. Denyut jantung yg teratur adalah normal, denyut jantung yg tidak teratur adalah tidak normal

e.         Denyut jantung akan terdengar redup bila dinding abdomen ibu tebal, jika ibu gemuk atau jika jumlah cairan amnion besar

2.         Teraba bagian – bagian janin

Perabaan ini mulai kehamilan 20 minggu, pemeriksaan dilakukan dengan palpasi. Bagian anak yang dapat teraba : kepala, bokong, punggung, bagian tangan dan kaki.

3.         Pergerakan Janin

Terdapat pada kehamilan 18 - 20 minggu. Pergerakan anak ini dapat dirasakan oleh ibu sendiri. Petugas kesehatan juga dapat mengetahui dan merasakan pergerakan anak saat melakukan pemeriksaan pada ibu hamil waktu mengadakan palpasi. Bila kehamilan sudah besar pergerakan itu dapat teriihat dari luar.

4.         Pemeriksaan USG

a.         Ultrasonografi yaitu sebuah teknik untuk pemeriksaan diagnostic, menggunakan gelombang bunyi, intermitten frekuensi tinggi (di atas rentang pendengaran) diproyeksikan ke arah uterus melalui perantara yang ditempatkan pada abdomen dan digerakkan baik secara horizontal maupun vertical. Bunyi frekuensi yang terpantul kembali dapat dilihat melalui layar oskiloskop dalam bentuk gambaran bayangan.

b.        Alat ini dapat digunakan untuk mendiagnosa kehamilan paling cepat pada 6 minggu usia kehamilan.

 

 



Tulisan diatas hanya sebagai contoh atau referensi.

kritik dan saran sangat penulis harapkan  cuss  komen dibawah yah dear...

 

Komentar